Kelompok Baraja Filem

Kelompok Barajafilem adalah kelompok belajar anak-anak di Aia Mati, yang diinisiasi oleh Komunitas Gubuak Kopi dan juga sebagai salah satu rekan resindesi dalam praktek bermedia. Dalam hal ini Komunitas Gubuak Kopi mengenalkan praktek bermedia melalui serangkaian workshop dan permainan. Anak-anak ini terdiri dari pelajar SD sampai SMP yang bedomisi di Aia Mati, Kota Solok.

Doc. Kelas Baca Berjamaah – Black Beauty

Kali ini kelas baca berjamaah Kelompok Barajafilem dan Komunitas Gubuak Kopi dapat buku baru, sesuai yang dijanjikan oleh Albert Rahman Putra sebelumnya (lihat:KELAS BACA BERJAMAAH – GERIMIS SEPANJANG TAHUN), bahwa kali ini kelas jamaah – selain mengembangkan budaya membaca – akan mengajak anak-anak semakin akrab dengan “menyayangi semua makhluk hidup”. (lebih…)

Iklan

Negosiasi Ruang Bermain Kelompok Barajafilem

Suatu sore di desember bersama adik-adik Kelompok Barajafilem, saya dan Albert kebingungan karena kita tidak jadi mengambil gambar permainan bola, melanjutkan pengambilan gambar dari hari sebelumnya. Lapangan bola kali ini dipakai oleh orang-orang dewasa yang sudah bermain dengan sangat serius, jadi kami kebingungan untuk mencari tempat bermain lagi. Lalu, Albert melempar lagi tantangan kepada adik-adik ini, dimana lagi kita biasanya bermain? (lebih…)

Trailer “Bermain Ketapel”

Bermain Ketapel (2015) Adalah sebuah karya dokumenter yang dikerjakan oleh Komunitas Gubuak Kopi bersama Kelompok Baraja Filem yang terdiri dari anak-anak sekolah dasar di Aia Mati, Kota Solok. Filem ini menyajikan realitas aktivas anak-anak yang ingin bermain katapel, menjadikan tantangan sebagai alasan untuk bermain bersama, walau tantangan itu sebenarnya bukanlah hal yang penting dari pada kesempatan untuk bermain bersama.

Kelompok Baraja Filem diinisiasi oleh Komunitas Gubuak Kopi, sebagai pengembangan beberapa agenda utama: belajar empati, belajar sinema, pemtaan masalah, dan dokumentasi permainan anak di Kota Solok.

Tunggu jadwal tayangnya di @sinemapojok @gubuakkopi

Doc. Workshop Collage Art #1

Setelah beberapa kali berlatih pembutan video, Kelompok Barajafilem memutuskan untuk melanjutkan latihan sambil jalan melaksanakan kegiatan lain. Latihan berikutnya dilanjutkan dengan “bermain kertas, menggunting iklan” adalah sebuah seni menyusun gambar-gambar dari majalah ataupun koran untuk disusun kembali menjadi sebuah rajutan gambar baru, atau secara konvensional kegiatan ini disebut kolase. Kegiatan ini diawali dengan workshop singkat yang diberikan oleh Albert Rahman Putra dan Tiara Sasmita pada 23 November 2015 lalu. (lebih…)

Doc. Workshop Collage #2

Setelah melewati kolase sesi #1, kali ini kita kembali bertemu di agenda “bermain kertas, menggunting iklan” bersama Kelompok Barajafilem. Kali ini fasilitator masih bersama Albert Rahman Putra dan Tiara Sasmita, dan satu orang lagi yang juga ingin bergabungg yakni, Dinova. Siang itu kami sedikit kebingungan mencari lokasi yang bisa kami pakai. Tempat sebelumnya, sedang dipakai oleh pemilik rumah yang sedang memperbaiki motornya.

Kita sempat kebingungan, lalu anak-anak ini mengusulkan untuk melakukannya di teras Masjid tempat mereka biasa mengaji. Sore itu setelah sesi belajar mengaji selesai kami langsung minta izin pada penjaga Masjid, dan syukurlah diizinkan. Potongan-potongan majalah itu langsung berserakan di lantai, dan anak-anak ini menyerbu.

(lebih…)

Kelas Baca Berjamaah – Gerimis Sepanjang Tahun

Pada 05 Novemer 2015 lalu, Komunitas Gubuak Kopi bersama adik-adik dari Kelompok Baraja Filem meluangkan waktu untuk membaca secara berjamaah. Membaca secara bergantian sementara yang lain menyimak. Buku yang mereka baca pada kesempatan ini adalah buku Gerimis Sepanjang Tahun, sebuah buku dari program akumassa bersama komunitas Ciranggong (Jatiwangi) tahun 2015.  (lebih…)

Sinema Pojok #3, Mengenal Bahasa Puitis Ivens

Pada Jumat, 06 November 2015, lalu Komunitas Gubuak Kopi melalui Sinema Pojok mengadirkan tayangan spesial bertajuk: bahasa filem yang puitis. Dalam rangkaian kurasi sederhana itu dipilih beberapa karya Joris Ivens pada awal karirnya – yang juga masa awal kehadiran filem. Karya tersebut diantaranya: Movement Studies in Paris (Studi Gerak di Paris) diproduksi tahun 1927, Regen (Hujan) produksi tahun 1929, dan A Valparaiso diproduksi tahun 1965.  (lebih…)