Sinema Solok

Sinema Pojok: Percakapan Ini & NAY

Mari hadir Sabtu Sore (11/Juni/2016) ini di Bioskop Sinema Pojok.
Minggu ini kita punya dua filem yang bakal tayang: (lebih…)

Iklan

Ruang Kecil Sinema Pojok di Moods of May

Ruang Kecil Sinema Pojok, ruang konseptual tempat menonton beberapa daftar putar video/filem dalam pagelaran Moods of May. Ruang ini dikonsep sebagai umpan balik dan gambaran atas tidak tersedianya ruang kebebasan mengakses filem-filem yang dianggap tidak menguntungkan pemerintah/kelompok yang berkuasa. (lebih…)

Doc. Sinema Di Pojok Pasar Kita

Koleksi foto dari Kak Ni (Roni Daniel)

21221_208671162843019_6482606289043906111_n10686785_208671219509680_7100436989825584716_n12039750_208671172843018_9019913301773032834_n

12321375_208671566176312_2055644040935943263_n

Sinema di Pojok Pasar Kita, Merayakan Hari Filem Nasional

12342817_208671256176343_7578560683324162578_n12376348_208671836176285_2630239968943868115_n12376866_208671412842994_5613651486821815238_n

12439441_208671079509694_1019947303066623476_n

Sinema di Pojok Pasar Kita, Merayakan Hari Filem Nasional

12472326_208671246176344_7868093115795279320_n12472365_208671782842957_8219120602805657314_n12472450_208671126176356_8704009580733779629_n12495091_208671402842995_5587602572770735194_n12512402_208671212843014_5145640093917254537_n12512672_208671892842946_3307136200522977463_n12919873_208671112843024_2898393481506900537_n12923223_208671059509696_447543117575641457_n12923238_208671609509641_465643295559716328_n12928407_208671826176286_6416456715367255066_n12928431_208671646176304_5344149188955099201_n12931175_208671709509631_6989425589061778855_n12932697_208671816176287_5863943173520759325_n12933018_208671356176333_1364681371658910105_n12936630_208671752842960_7655230303211208485_n12936733_208671096176359_4433226739973927311_n

(lebih…)

Doc. Sinema Pojok 7

Dokumentasi penayangan: Emak Bakia (Leave Me Alone) karya Man Ray (France, 1926), 16 Menit, bisu; dan Marah di Bumi Lambu karya Hafiz Rancajale (Indonesia, 2014), 93 menit. Bahasa Indonesia.

Sabtu, 20 Februari 2016. 19.39 Wib
at Palanta Sinema Pojok Gubuakkopi.
Jln Yos Sudarso, 427, Kelurahan Kamp. Jawa, Kota Solok. (TK Al quran lama)

(lebih…)

Sinema Pojok #7

Untitled - 2.jpg

Sinema Pojok #7

Penayangan:
Emak Bakia (Leave Me Alone) karya Man Ray (France, 1926), 16 Menit, bisu

MARAH DI BUMI LAMBU
karya Hafiz Rancajale (Indonesia, 2014), 93 menit. Bahasa Indonesia

Free
Sabtu ini, 20 Februari 2016.
19.39 Wib
at Palanta Sinema Pojok Gubuakkopi.
Jln Yos Sudarso, 427, Kelurahan Kamp. Jawa, Kota Solok. (TK Al quran lama)

(lebih…)

Doc. Sinema Pojok 6

Mengenal dan memahami pesoalan lokal dengan wawasan global

Pada nomor Sinema Pojok ke 6, Komunitas Gubuak Kopi menghadirkan dua gaya filem yang berbeda. Filem pertama adalah “Bridge Go-Round” karya seorang experimental filemmaker asal Amerika: Shirley Clarke. Filem berdurasi 4 menit ini dirilis pada tahun 1958 di Amerika. Menyajikan footages sebuah jembatan besar di New York dari berbagai sudut. Gambar-gambar tersebut saling berdempetan dan tumpang tindih membentuk sebuah realitas baru, citraan visual yang imjinatif, bersama dua versi musik yang barangkali menghasilkan sensibilitas berbeda. Karya ini juga dimuat dalam koleksi “Treasures IV: American Avant-Garde Film, 1947-1986” oleh National Film Prefeserfation Foundation bersama 25 filem lainnya yang dianggap berperan penting dalam sejarah re-defenisi sinema di Amerika. (lebih…)

KURANGNYA RUANG DISKUSI FILEM DI KOTA KAMI

Oleh: Fauzia Fuaddy

Belum lama ini teman saya, Albert Rahman Putra, ketua dari Komunitas Gubuak Kopi, berkunjung ke salah satu event festival filem internasional di Ibu Kota, yakni ARKIPEL, Jakarta Internasional Documentary & Experimental Film Festival yang diselenggarakan oleh Forum Lenteng pertengahan Agustus lalu. Aber, begitu kawan – kawan memanggilnya. Seperti biasa setiap kepulangan rekan-rekan Komunitas Gubuak Kopi dari “jalan-jalan” kita akan berbagi pengalaman untuk saling menambah ilmu. Di kepulangannya beberapa waktu lalu, Alber berbagai tentang wacana dan perkembangan filem yang ia dapati dari komunitas atau kelompok yang hadir di sana, seperti Komunitas Pasir Putih, Akumassa, Kotak Hitam, dan komunitas pegiat seni media lainnya. Pada event Arkipel ini, Aber juga belajar bagaimana sebuah komunitas membangun kepedulian dengan menghasilkan suatu karya yang mungkin bisa dijadikan objek kritis masyarakat. Misalnya melalui Filem Dokumenter atau filem yang mungkin belum pernah kita jumpai di televise – yang mayoritas hanya menyajikan filem hiburan. (lebih…)